Read More..
Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) memperingatkan bahaya badai luar angkasa yang bakal menghantam bumi. Badai tersebut bisa menyebabkan Inggris mengalami padam listrik dan tidak ada sinyal komunikasi untuk waktu yang lama.
Kabel-kabel utama listrik di Inggris terancam kepanasan dan lalu lintas udara terganggu semenetara perangkat elektronik, alat-alat navigasi, dan satelit-satelit besar mati setelah matahari mencapai kekuatan maksimal dalam beberapa tahun ke depan.
Ilmuwan senior dari NASA memprediksi bumi bakal dihantam energi magnetik dengan level kekuatan yang tidak pernah terjadi dari percikan api matahari setelah matahari 'terbangun dari tidur lelapnya' sekitar tahun 2013. Hal tersebut diungkapkan sang ilmuwan kepada The Daily Telegraph, Senin (14/6).
Dalam peringatan terbarunya, NASA mengatakan badai besar bakal menghantam seperti 'gulungan petir'. Badai tersebut bisa memicu dampak yang sangat merusak terhadap kondisi di bumi serta gangguan pelayanan darurat dan keamanan nasional jika tidak ada langkah antisipasi diambil.
Para ilmuwan memperkirakan badai tersebut bisa merusak semua sistem layanan darurat, peralatan rumah sakit, sistem perbankan, dan peralatan kendali lalu lintas udara. Badai itu bahkan bisa merusak peralatan seperti iPods dan komputer.
Karena ketergantungan manusia dengan peralatan elektronik yang sangat sensitif terhadap energi magnetik, badai tersebut bisa menyebabkan kerusakan dengan nilai kerugian puluhan juta pound.
“Kami tahu itu akan datang. Tetapi, kami tidak tahu pasti seberapa buruk dampaknya,” ujar Direktur Divisi Heliophysic NASA, Richard Fisher.
“Itu akan merusak peralatan komunikasi seperti satelit dan navigasi mobil, lalu lintas udara, sistem perbankan, komputer kami, semua alat elektronik. Itu akan memicu masalah besar bagi dunia,” lanjut Fisher.
“Listrik di kawasan yang besar bakal padam dan perbaikan kerusakan tersebut bakal sulit karena membutuhkan waktu lama,” imbuhnya.
Dalam wawancara dengan The Daily Telegraph, Fisher menambahkan, “Berbagai sistem bakal mati. Percikan yang besar dan seperti gulungan petir mengubah medan magnetik di bumi. Itu adalah efek matahari.”
Sebuah konferensi soal cuaca di luar angkasa yang digelar di Washington DC pekan lalu juga membahas hal tersebut. Konferensi itu sendiri dihadiri para ilmuwan NASA, pembuat kebijakan, peneliti, dan pejabat pemerintahan.
Meski sebelumnya peringatan serupa telah diungkapkan banyak ilmuwan, penjelasan dari Fisher merupakan peringatan yang paling komprehensif.
Fisher, 69 tahun, mengatakan badai yang membuat matahari mencapai temperatur lebih dari 5.500 Celsius terjadi hanya beberapa kali dalam kehidupan seseorang.
Setiap 22 tahun, siklus energi magnetik matahari mencapai puncak sementara percikan matahari mencapai level maksimum setiap 11 tahun.
Menurut Fisher, dua kejadian tersebut bakal terjadi bersamaan pada 2013 sehingga memicu level radiasi yang tinggi.
Ilmuwan yang telah bekerja di NASA selama 20 tahun ini mengatakan sebagian besar wilayah bumi terancam padam selama beberapa bulan, meski itu sulit terjadi.
Menurut Fisher, skenario yang paling mungkin terjadi adalah kawasan seperti Eropa dan Inggris yang memiliki kabel listrik yang rentan bakal mengalami listrik padam selama beberapa jam bahkan beberapa hari.
Menurut Fisher, persiapan terhadap bencana tersebut mirip dengan antisipasi terhadap angin ribut. Pemerintah tahu bencana tersebut semakin dekat, tetapi mereka tidak tahu seberapa serius ancamannya.
Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Inggris dua tahun lalu memperingatkan bahwa kabel-kabel listrik, sistem navigasi GPS, lalu lintas udara, layanan finansial, dan komunikasi radio darurat bakal 'mati karena dihantam aktivitas matahari yang intens.”
Akademi tersebut memperingatkan badai matahari yang sangat kuat bisa memicu 'kerusakan ekonomi 20 kali lebih besar dari Badai Katrina'. Badai Katrina menghantam New Orleans pada 2005 dan menyebabkan kerugian mencapai US$ 125 miliar (Rp 1.145 triliun).
Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Selasa, 15 Juni 2010
Selasa, 08 Juni 2010
Yoghurt Cegah Kerusakan Gigi Anak
Read More..
Yoghurt yang merupakan produk fermentasi susu atau kedelai tak hanya baik bagi sistem pencernaan, tetapi juga untuk kesehatan gigi. Konsumsi yoghurt secara teratur dapat memangkas risiko kerusakan gigi pada anak.
Mengonsumsi yoghurt setidaknya empat kali dalam seminggu dapat mengurangi 22 persen risiko anak mengalami kerusakan gigi pada saat berusia 3 tahun, dibandingkan dengan anak yang hanya konsumsi yoghurt kurang dari seminggu sekali.
Temuan yang telah dipublikasikan dalam Journal of Dentistry ini, berasal dari studi Jepang yang sedang menyelidiki klaim sebelumnya yang menyatakan bahwa produk susu umumnya menangkal kerusakan gigi pada anak.
Sementara produk susu lain seperti mentega, keju dan susu tampaknya tidak memiliki manfaat besar pada gigi. Konsumsi yoghurt justru dapat memberikan perlindungan yang besar pada gigi anak-anak.
Belum diketahui persis mengapa yoghurt dapat memberikan perlindungan pada gigi anak. Tetapi satu teori menyatakan bahwa yoghurt mengandung protein yang ‘mengikat’ di permukaan gigi dan menyegel gigi terhadap serangan asam yang berbahaya.
Segel yang dimaksudkan adalah kalsium dan fosfat, yang membuat email gigi tidak rusak dari waktu ke waktu.
Penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Fukuoka University dan University of Tokyo, mendukung penemuan sebelumnya yang dilakukan ilmuwan Australia.
Dalam penelitian terbaru, peneliti Jepang mengamati 2.000 anak usia tiga tahun dan orangtua ditanyai tentang kebiasaan makannya. Setiap anak juga melakukan pemeriksaan gigi untuk menilai kondisi giginya.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang jelas antara yoghurt dan pencegahan kerusakan gigi, tetapi hasil ini tidak berlaku bagi produk susu lainnya.
"Konsumsi yoghurt tinggi dapat dikaitkan dengan prevalensi kerusakan gigi yang rendah pada anak kecil," tulis peneliti dalam laporan hasil studi, seperti dilansir dari Dailymail, Selasa (8/6/2010).
Namun, direktur eksekutif British Dental Health Foundation, Dr Nigel Carter, memperingatkan bahwa harus diingat banyak yoghurt yang beredar di pasaran dunia mengandung tambahan gula. Bila frekuensi makan makanan yang mengandung gula meningkat, maka jelas dapat menyebabkan peningkatan kerusakan gigi.
Pekan lalu, para pakar Inggris juga memperingatkan bahwa orang dewasa yang tidak menyikat gigi dua kali sehari akan mengalami peningkatan risiko penyakit jantung.
Diperkirakan bahwa peradangan di dalam tubuh, termasuk gusi, dapat meningkatkan kemungkinan penyumbatan arteri yang mengacu pada penyakit
jantung dan penyakit pembuluh darah lainnya.
Mengonsumsi yoghurt setidaknya empat kali dalam seminggu dapat mengurangi 22 persen risiko anak mengalami kerusakan gigi pada saat berusia 3 tahun, dibandingkan dengan anak yang hanya konsumsi yoghurt kurang dari seminggu sekali.
Temuan yang telah dipublikasikan dalam Journal of Dentistry ini, berasal dari studi Jepang yang sedang menyelidiki klaim sebelumnya yang menyatakan bahwa produk susu umumnya menangkal kerusakan gigi pada anak.
Sementara produk susu lain seperti mentega, keju dan susu tampaknya tidak memiliki manfaat besar pada gigi. Konsumsi yoghurt justru dapat memberikan perlindungan yang besar pada gigi anak-anak.
Belum diketahui persis mengapa yoghurt dapat memberikan perlindungan pada gigi anak. Tetapi satu teori menyatakan bahwa yoghurt mengandung protein yang ‘mengikat’ di permukaan gigi dan menyegel gigi terhadap serangan asam yang berbahaya.
Segel yang dimaksudkan adalah kalsium dan fosfat, yang membuat email gigi tidak rusak dari waktu ke waktu.
Penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Fukuoka University dan University of Tokyo, mendukung penemuan sebelumnya yang dilakukan ilmuwan Australia.
Dalam penelitian terbaru, peneliti Jepang mengamati 2.000 anak usia tiga tahun dan orangtua ditanyai tentang kebiasaan makannya. Setiap anak juga melakukan pemeriksaan gigi untuk menilai kondisi giginya.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang jelas antara yoghurt dan pencegahan kerusakan gigi, tetapi hasil ini tidak berlaku bagi produk susu lainnya.
"Konsumsi yoghurt tinggi dapat dikaitkan dengan prevalensi kerusakan gigi yang rendah pada anak kecil," tulis peneliti dalam laporan hasil studi, seperti dilansir dari Dailymail, Selasa (8/6/2010).
Namun, direktur eksekutif British Dental Health Foundation, Dr Nigel Carter, memperingatkan bahwa harus diingat banyak yoghurt yang beredar di pasaran dunia mengandung tambahan gula. Bila frekuensi makan makanan yang mengandung gula meningkat, maka jelas dapat menyebabkan peningkatan kerusakan gigi.
Pekan lalu, para pakar Inggris juga memperingatkan bahwa orang dewasa yang tidak menyikat gigi dua kali sehari akan mengalami peningkatan risiko penyakit jantung.
Diperkirakan bahwa peradangan di dalam tubuh, termasuk gusi, dapat meningkatkan kemungkinan penyumbatan arteri yang mengacu pada penyakit
jantung dan penyakit pembuluh darah lainnya.
Selasa, 01 Juni 2010
Puaskah dengan Lingkunangan Anda?
Read More..
Sebuah survey menghasilkan daftar negara yang paling bahagia dengan lingkungan sekitar. Negara mana sajakah tersebut?
Penduduk Belanda, Kanada dan Australia paling puas dengan lingkungan tempat mereka tinggal, menurut survei yang dilakukan terhadap 23 negara.
Lembaga riset Ipsos menanyakan pada sekitar 23.000 orang mengenai apakah mereka puas terhadap lingkungan tempat tinggal dan dalam menemukan prospek pekerjaan. Kebersihan jalan dan tingkat kejahatan dan transportasi publik merupakan faktor utama dalam kebahagiaan orang.
"Selama krisis ekonomi global ini, mudah untuk melupakan bagaimana pengalaman sehari-hari orang dari lingkungan tempat tinggal dapat mempengaruhi kualitas hidup," kata Direktur Institut Riset Sosial Ipsos, Bobby Duffy.
Orang-orang yang paling puas dengan lingkungan hidupnya adalah warga Belanda dengan 85 persen mengaku puas tinggal di negara tersebut. Kanada menempati peringkat kedua dengan 83 persen, diikuti Australia dengan 82 persen. India, Jerman dan Amerika Serikat secara berurut masuk dalam enam besar.
Orang-orang yang tinggal di Korea Selatan dinilai paling tidak bahagia dengan tingkat kepuasan dengan 34 persen. Warga Korea Selatan mencatat tiga prioritas untuk perbaikan lingkungan tempat tinggal, yaitu transportasi publik, perumahan yang terjangkau dan tingkat polusi.
Di Hungaria hanya 45 persen yang puas, 46 persen di Jepang, dan 48 persen di China, tempat warga menempati polusi sebagai prioritas utama untuk perbaikan. Di Rusia 49 persen dari warganya puas terhadap daerah tempat tinggal dengan perbaikan jalan sebagai prioritas utama. Di Inggris, aktivitas untuk remaja tercatat sebagai isu utama untuk perbaikan, sedangkan Brasil menyatakan pelayanan kesehatan sebagai prioritas kunci.
Survei itu telah dipublikasikan sebagai bagian dari peluncuran Institut Riset Sosial Ipsos, bagian baru di dalam Ipsos.
Penduduk Belanda, Kanada dan Australia paling puas dengan lingkungan tempat mereka tinggal, menurut survei yang dilakukan terhadap 23 negara.
Lembaga riset Ipsos menanyakan pada sekitar 23.000 orang mengenai apakah mereka puas terhadap lingkungan tempat tinggal dan dalam menemukan prospek pekerjaan. Kebersihan jalan dan tingkat kejahatan dan transportasi publik merupakan faktor utama dalam kebahagiaan orang.
"Selama krisis ekonomi global ini, mudah untuk melupakan bagaimana pengalaman sehari-hari orang dari lingkungan tempat tinggal dapat mempengaruhi kualitas hidup," kata Direktur Institut Riset Sosial Ipsos, Bobby Duffy.
Orang-orang yang paling puas dengan lingkungan hidupnya adalah warga Belanda dengan 85 persen mengaku puas tinggal di negara tersebut. Kanada menempati peringkat kedua dengan 83 persen, diikuti Australia dengan 82 persen. India, Jerman dan Amerika Serikat secara berurut masuk dalam enam besar.
Orang-orang yang tinggal di Korea Selatan dinilai paling tidak bahagia dengan tingkat kepuasan dengan 34 persen. Warga Korea Selatan mencatat tiga prioritas untuk perbaikan lingkungan tempat tinggal, yaitu transportasi publik, perumahan yang terjangkau dan tingkat polusi.
Di Hungaria hanya 45 persen yang puas, 46 persen di Jepang, dan 48 persen di China, tempat warga menempati polusi sebagai prioritas utama untuk perbaikan. Di Rusia 49 persen dari warganya puas terhadap daerah tempat tinggal dengan perbaikan jalan sebagai prioritas utama. Di Inggris, aktivitas untuk remaja tercatat sebagai isu utama untuk perbaikan, sedangkan Brasil menyatakan pelayanan kesehatan sebagai prioritas kunci.
Survei itu telah dipublikasikan sebagai bagian dari peluncuran Institut Riset Sosial Ipsos, bagian baru di dalam Ipsos.
Label:
informasi,
lingkungan,
pengetahuan,
survey
Selasa, 25 Mei 2010
20 Fakta Mengerikan Masa Depan Kita dan Bumi
Read More..
Inilah fakta-fakta yang terjadi:
1. Pemanasan global adalah satu peristiwa yang tak bisa dielakkan yang mempengaruhi kondisi iklim di bumi. Badai yang menghancurkan, gelombang air pasang, tsunami dan kelaparan akibat kekeringan akan terus berlanjut meskipun usaha-usaha untuk mengendalikan polusi dan kerusakan lingkungan telah dilakukan. Bumi berusaha untuk terus eksis dengan melakukan perbaikan alami, tetapi kita manusia akan menerima akibatnya dikarenakan proses perbaikan itu sangat dahsyat dan tidak terkendali.
2. Peningkatan kecil rotasi bumi diakibatkan ketidakseimbangan isi kandungan perut bumi yang terkuras, bisa mempengaruhi kita dengan berbagai cara. Banjir dahsyat yang menenggelamkan segalanya, atau gletser-gletser yang menghilang selamanya. Itu bisa berarti kekurangan air, pangan dan merajalelanya penyakit serta meluasnya kelaparan. Beberapa spesies hewan dan tanaman menjadi punah.
3. Terjadinya perubahan pola peruntukan tanah, di mana sekarang lebih banyak orang-orang hidup di kota-kota besar dibanding dengan di daerah pedesaan. Kota-kota penuh sesak sehingga harus memperluas areal untuk perumahan ke wilayah pedesaan dengan mengorbankan tanah pertanian. Kota besar yang kumuh dan kotor mengganggu kesehatan manusia dan menimbulkan bibit-bibit penyakit baru.
4. Produksi minyak mengalami peningkatan tahun 2008 dan 2018 akan mencapai puncaknya, dan itu berarti awal dari penurunan. Ini bisa menjadi pencetus suatu resesi energi global, konflik antar negara yang memperebutkan lahan minyak dan juga sumber makanan. Minyak sangat penting bagi setiap bangsa untuk melanjutkan aktivitas produksinya, termasuk pertanian dan peternakan. Kedepannya, menipisnya kandungan minyak di bumi bisa mempengaruhi hidup seluruh manusia di bumi secara signifikan.
5. Mobil mempunyai andil sebesar 3/4 dari semua gas buang yang dipancarkan alat transportasi. Sejak saat ini, dunia akan dipenuhi lebih dari satu milyar mobil yang berkeliaran di jalan-jalan di tahun 2030 dan akan bertambah hingga satu milyar lagi di tahun 2050. Hal berhubungan dengan 75% peningkatan CO2 selama setahun di atmosfer berasal dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi, gas bumi dan batu bara), sedangkan sekitar 20% CO2 yang memasuki atmosfer bumi berasal dari pembakaran BBM pada mesin-mesin kendaraan bermotor, selebihnya 80% emisi CO2 bersumber dari pembakaran bahan bakar fosil oleh mesin pembangkit tenaga listrik.
6. Karena peningkatan suhu udara akibat meningkanya kadar CO2, maka sedikit uap air bertahan di udara untuk membentuk awan. Hal ini berarti hujan akan menjadi lebih sedikit, dan secara langsung berakibat hasil produksi pertanian juga menurun. Akan terjadi di sekitar tahun 2020 di mana terjadi suatu periode yang sulit dan air bah tiba-tiba meningkat di semua bagian dari benua Eropa, karena mencairnya es di Kutub Utara. Sedangkan populasi penduduk bumi akan mencapai 7,7 milyar orang.
7. Sejak Hari Bumi yang pertama tahun 1970 hingga awal millennium baru, manusia telah membuat peningkatan emisi (gas buang) rumah kaca sebesar 70%.
8. Atmosfer bumi sekarang mengandung 40% lebih banyak CO2 dibandingkan dengan di awal Revolusi Industri.
9. Hasil pembakaran bahan bakar fosil dewasa ini menambah hampir 6 milyar ton CO2 ke dalam atmosfer bumi setiap tahunnya. Hanya separuhnya yang diserap oleh hutan-hutan dan samudera.
10. Hutan hujan pernah meliputi 14% dari permukaan bumi. Sekarang hanya tersisa sekitar 6% dan menurut perkiraan para ahli hutan hujan yang tersisa itu akan habis dikonsumsi kurang dari 40 tahun. 1 sampai 1,5 hektar hutan hujan lenyap setiap 1 detik sebagai konsekuensi tragis pembangunan di negara-negara industri dan berkembang.
11.Hampir separuh dari semua jenis flora, fauna dan mikro organisme akan musnah atau pasti terancam kepunahan dalam seperempat abad ke depan disebabkan oleh penebangan hutan-hutan hujan.
12. Perkiraan para ahli bahwa kita sedang kehilangan 137 jenis tanaman, hewan dan serangga setiap harinya karena penebangan hutan-hutan hujan. Atau sama dengan 50.000 jenis setiap tahunnya. Seiring dengan lenyapnya spesies-spesies di hutan hujan, demikian juga dengan berbagai macam pengobatan penyakit-penyakit yang mengancam hidup manusia. Sekarang ini, 121 obat-obatan yang dijual ke seluruh dunia berasal dari tanaman obat-obatan. Sementara itu 25% dari perusahaan obat-obatan di Barat mengambil bahan dari ramuan tanaman dari hutan hujan, dan lebih sedikit 1% dari pohon-pohon dan tanaman-tanaman tropis ini telah diuji coba
oleh para ilmuwan.
13. Penebangan hutan yang merajalela sekarang ini menyumbang 20% polusi pemanasan global diakibatkan oleh terhambatnya penyerapan kembali CO2.
14. Wabah penyakit terus bertambah baik ragam maupun jumlahnya karena polusi udara, air dan tanah meningkat, terutama sekali terjadi di negara-negara dengan pendapatan rendah.
15. Di tahun 2030 sekitar 18% dari gugusan karang laut akan lenyap karena perubahan iklim dan lingkungan. Dalam 2030 ini populasi penduduk dunia akan mencapai 8,3 milyar.
16. Tahun 2040 laut di Kutub Utara akan mengalami musim panas yang pertama tanpa es.
17. Karena menghilangnya gletser dan terjadi musim kering yang panjang, produksi listrik dari pembangkit listrik tenaga air akan berkurang.
18. Luas padang pasir di permukaan bumi mengalami peningkatan disebabkan menaiknya suhu bumi. Pada akhir tahun 2007, Australia kehilangan 25% produksi pangannya karena hal ini.
19. Kadar karbon monoksida (CO) di atmosfer bumi terus meningkat.
20. Efek berbahaya dari aktivitas manusia dapat mempengaruhi sistem global dengan cara yang negatif. Perang, sebagai contoh, dapat menghancurkan bumi dalam berbagai jalan; pembunuhan massal, berkembangnya kelaparan dan penyakit, pembakaran bahan bakar fosil secara besar-besaran oleh mesin-mesin perang, termasuk juga pembabatan hutan dan pengambilan batu-batuan dan tanah untuk perbaikan kembali infrastruktur yang rusak.
1. Pemanasan global adalah satu peristiwa yang tak bisa dielakkan yang mempengaruhi kondisi iklim di bumi. Badai yang menghancurkan, gelombang air pasang, tsunami dan kelaparan akibat kekeringan akan terus berlanjut meskipun usaha-usaha untuk mengendalikan polusi dan kerusakan lingkungan telah dilakukan. Bumi berusaha untuk terus eksis dengan melakukan perbaikan alami, tetapi kita manusia akan menerima akibatnya dikarenakan proses perbaikan itu sangat dahsyat dan tidak terkendali.
2. Peningkatan kecil rotasi bumi diakibatkan ketidakseimbangan isi kandungan perut bumi yang terkuras, bisa mempengaruhi kita dengan berbagai cara. Banjir dahsyat yang menenggelamkan segalanya, atau gletser-gletser yang menghilang selamanya. Itu bisa berarti kekurangan air, pangan dan merajalelanya penyakit serta meluasnya kelaparan. Beberapa spesies hewan dan tanaman menjadi punah.
3. Terjadinya perubahan pola peruntukan tanah, di mana sekarang lebih banyak orang-orang hidup di kota-kota besar dibanding dengan di daerah pedesaan. Kota-kota penuh sesak sehingga harus memperluas areal untuk perumahan ke wilayah pedesaan dengan mengorbankan tanah pertanian. Kota besar yang kumuh dan kotor mengganggu kesehatan manusia dan menimbulkan bibit-bibit penyakit baru.
4. Produksi minyak mengalami peningkatan tahun 2008 dan 2018 akan mencapai puncaknya, dan itu berarti awal dari penurunan. Ini bisa menjadi pencetus suatu resesi energi global, konflik antar negara yang memperebutkan lahan minyak dan juga sumber makanan. Minyak sangat penting bagi setiap bangsa untuk melanjutkan aktivitas produksinya, termasuk pertanian dan peternakan. Kedepannya, menipisnya kandungan minyak di bumi bisa mempengaruhi hidup seluruh manusia di bumi secara signifikan.
5. Mobil mempunyai andil sebesar 3/4 dari semua gas buang yang dipancarkan alat transportasi. Sejak saat ini, dunia akan dipenuhi lebih dari satu milyar mobil yang berkeliaran di jalan-jalan di tahun 2030 dan akan bertambah hingga satu milyar lagi di tahun 2050. Hal berhubungan dengan 75% peningkatan CO2 selama setahun di atmosfer berasal dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi, gas bumi dan batu bara), sedangkan sekitar 20% CO2 yang memasuki atmosfer bumi berasal dari pembakaran BBM pada mesin-mesin kendaraan bermotor, selebihnya 80% emisi CO2 bersumber dari pembakaran bahan bakar fosil oleh mesin pembangkit tenaga listrik.
6. Karena peningkatan suhu udara akibat meningkanya kadar CO2, maka sedikit uap air bertahan di udara untuk membentuk awan. Hal ini berarti hujan akan menjadi lebih sedikit, dan secara langsung berakibat hasil produksi pertanian juga menurun. Akan terjadi di sekitar tahun 2020 di mana terjadi suatu periode yang sulit dan air bah tiba-tiba meningkat di semua bagian dari benua Eropa, karena mencairnya es di Kutub Utara. Sedangkan populasi penduduk bumi akan mencapai 7,7 milyar orang.
7. Sejak Hari Bumi yang pertama tahun 1970 hingga awal millennium baru, manusia telah membuat peningkatan emisi (gas buang) rumah kaca sebesar 70%.
8. Atmosfer bumi sekarang mengandung 40% lebih banyak CO2 dibandingkan dengan di awal Revolusi Industri.
9. Hasil pembakaran bahan bakar fosil dewasa ini menambah hampir 6 milyar ton CO2 ke dalam atmosfer bumi setiap tahunnya. Hanya separuhnya yang diserap oleh hutan-hutan dan samudera.
10. Hutan hujan pernah meliputi 14% dari permukaan bumi. Sekarang hanya tersisa sekitar 6% dan menurut perkiraan para ahli hutan hujan yang tersisa itu akan habis dikonsumsi kurang dari 40 tahun. 1 sampai 1,5 hektar hutan hujan lenyap setiap 1 detik sebagai konsekuensi tragis pembangunan di negara-negara industri dan berkembang.
11.Hampir separuh dari semua jenis flora, fauna dan mikro organisme akan musnah atau pasti terancam kepunahan dalam seperempat abad ke depan disebabkan oleh penebangan hutan-hutan hujan.
12. Perkiraan para ahli bahwa kita sedang kehilangan 137 jenis tanaman, hewan dan serangga setiap harinya karena penebangan hutan-hutan hujan. Atau sama dengan 50.000 jenis setiap tahunnya. Seiring dengan lenyapnya spesies-spesies di hutan hujan, demikian juga dengan berbagai macam pengobatan penyakit-penyakit yang mengancam hidup manusia. Sekarang ini, 121 obat-obatan yang dijual ke seluruh dunia berasal dari tanaman obat-obatan. Sementara itu 25% dari perusahaan obat-obatan di Barat mengambil bahan dari ramuan tanaman dari hutan hujan, dan lebih sedikit 1% dari pohon-pohon dan tanaman-tanaman tropis ini telah diuji coba
oleh para ilmuwan.
13. Penebangan hutan yang merajalela sekarang ini menyumbang 20% polusi pemanasan global diakibatkan oleh terhambatnya penyerapan kembali CO2.
14. Wabah penyakit terus bertambah baik ragam maupun jumlahnya karena polusi udara, air dan tanah meningkat, terutama sekali terjadi di negara-negara dengan pendapatan rendah.
15. Di tahun 2030 sekitar 18% dari gugusan karang laut akan lenyap karena perubahan iklim dan lingkungan. Dalam 2030 ini populasi penduduk dunia akan mencapai 8,3 milyar.
16. Tahun 2040 laut di Kutub Utara akan mengalami musim panas yang pertama tanpa es.
17. Karena menghilangnya gletser dan terjadi musim kering yang panjang, produksi listrik dari pembangkit listrik tenaga air akan berkurang.
18. Luas padang pasir di permukaan bumi mengalami peningkatan disebabkan menaiknya suhu bumi. Pada akhir tahun 2007, Australia kehilangan 25% produksi pangannya karena hal ini.
19. Kadar karbon monoksida (CO) di atmosfer bumi terus meningkat.
20. Efek berbahaya dari aktivitas manusia dapat mempengaruhi sistem global dengan cara yang negatif. Perang, sebagai contoh, dapat menghancurkan bumi dalam berbagai jalan; pembunuhan massal, berkembangnya kelaparan dan penyakit, pembakaran bahan bakar fosil secara besar-besaran oleh mesin-mesin perang, termasuk juga pembabatan hutan dan pengambilan batu-batuan dan tanah untuk perbaikan kembali infrastruktur yang rusak.
Label:
kiamat,
pengetahuan
Langganan:
Postingan (Atom)